Daihatsu penuhi pasar LCGC Internasional

20140210-163256.jpg
daihatsublog – Astra Daihatsu Motor (ADM) yang memproduksi kendaraan bermotor hemat energi dan harga terjangkau (KBH2) Daihatsu Ayla dan Toyota Agya resmi mengekspor model LCGC (low cost green car) berbasis Agya ke Filipina 3 Februari lalu. Tahun ini ditarget terekspor 6 ribu unit ke negara tersebut, dengan kisaran terjual sekitar 500 unit per bulan.
Sedangkan di pasar domestik, target penjualan kedua mobil “murah” ini sebanyak 10 ribu unit atau masing-masing terjual 5 ribu unit. Jika target ini terealisasi, maka total penjualan kendaraan yang diproduksi pabrik Daihatsu di Karawang Assembly Plant di pasar domestik dan ekspor mencapai 126 ribu unit.
“Ekspor ini membuktikan bahwa program pemerintah terkait LCGC telah berjalan baik dan sesuai rencana. Baik untuk memenuhi pasar domestik maupun ekspor,” ujar Sudirman MR, presiden direktur ADM. Dari ekspor yang dilakukan ADM ini, juga menunjukkan bahwa produksi dari pabrik Daihatsu memenuhi standar kualitas global, sehingga diterima pasar internasional.
Hingga akhir tahun ini, pihaknya menargetkan kandungan lokal dari komponen kendaraan tersebut mencapai 88 persen dan terus meningkat tiap tahunnya. Toyota Agya setelah diekspor berganti nama menjadi Wigo. Hal ini sesuai dengan permintaan negara tujuan ekspor. Jika nantinya ekspor di luar Filipina, bisa saja LCGC ini bernama selain Wigo dan Agya.
I Made Dana Tangkas, director corporate planning & external affairs TMMIN menambahkan, Wigo akan mulai dikenalkan ke pasar Filipina akhir Februari mendatang. Ekspor LCGC yang dilakukan Daihatsu ini sangat penting karena akan membuka peluang ke negara lain. “Jika pasar nantinya membeludak, kita sudah siap produksi,” bebernya.
MS Hidayat, Menteri Perindustrian, mengatakan, program LCGC yang dilakukan sudah tepat dan sejalan dengan perkembangan bisnis otomotif nasional. “Progam LCGC berhasil kita lakukan, bahkan mendatangkan empat pabrik otomotif baru di Indonesia. Bahkan, 100 pabrik komponen otomotif juga buka, sehingga mampu menyerap tenaga kerja hingga 80 ribu orang,” ujarnya. Ia berharap, kandungan lokal komponen LCGC yang diproduksi ADM bisa mencapai 100 persen dalam waktu lima tahun mendatang. (rei/fad/ce1/ndy)

20140210-163823.jpg

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s